All for Joomla All for Webmasters

Menjaga Warisan Leluhur

Menjaga-Warisan-Leluhur.jpg

Menjaga Warisan Leluhur

Menjaga Warisan Leluhur

untuk mengawali bahkeinginann kali ini, hendaknya kita mengetahui wacana ketahanan budaya. ketahanan budaya menurut aku merupakan kondisi dinamika kehidupan yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kebisaan menyebarkan kekuatan nasional didalam menghadapi dan mengatasi segala duduk perkara, ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datang dari dalam maupun luar. yang eksklusif maupun tidak eksklusif membahayakan keeksklusifan kehidupan sosial budaya bangsa dan negara ri yang berdkeinginanrkan pancasila dan uud 1945.
sedangkan kebudayaan merupakan gambaran seluruh cara hidup yang melembaga dalam suatu masybirat yang manifetasinya tampak dalam tingkah laku dan tingkah laku tersebut dapat dipelajari. dengan demikian ketahanan sosial yang dibentuk oleh kekuatan kebudayaan tertentu bisa dipelajari dan diupayakan untuk meningkatkan kualitasnya. ternyata kebudayaan bisa mengikat individu untuk mewujudkan kesatuan dan melakukan aktivitas bersama dalam rangka mempertahankan kehidupannya.

cara meningkatkan ketahanan nasional

pengertian pertahanan/ketahanan nasional

pertahanan nasional merupakan gambaran suatu negara yang berisi ihwal keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan,hambatan dan ancaman baik pribadi mau pun tidak pribadi yang datang dari dalam maupun dari luar negeri tersebut, yang bisa membahayakan integritas, pandangan baruntitas dan kepribadian hidup bangsa.
pertahanan nasional sangat di perlukan oleh negri kita, alkeinginannnya merupakan banyaknya ancaman yang dihadapi yang dapat menyebabkan kondisi dan situiasi negri kita selalu berubah – ubah. alkeinginannnya merupakan itu pertahanan nasional hrus dibina dan ditingkatkan , sesuai dengan kondisi dan ancaman yang akan dihadapi oleh negeri kita.

cara meningkatkan pertahanan nasional secara dinamis yaitu dengan cara :

1. berdikari
ketahanan nasional harus berdikari supaya tidak tergantung kepada negara lain. dan tidak gampang putuskeinginan dalam menjalankan tugasnya. keberdikarian (pandangan barunpendency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjkeinginanma yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (interdependent).

2. dinamis
ketahanan nasional tidaklah tetap. ia dapat meningkat atau menurun, tergantung pada situasi dan kondisi bangsa, negara serta lingkungan taktiksnya. alkeinginannnya merupakan itu, upaya peningkatan ketahanan nasional harus senantikeinginan diorientasikan ke mkeinginan depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.

3. wibawa
keberhasioan pembinaan ketahanan nasional indonesia secara lanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kebisaan dan keseimbangan akan meningkatkan kebisaan dan kekuatan bangsa. semakin tinggi tingkat ketahanan nasional indonesia semakin tinggi pula nilai kewibawaan dan tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara indonesia.

4. konsultasi dan kerjkeinginanma
konsepsi ketahanan nasional indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekukeinginanan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjkeinginanma serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan, moral dan kepribadian bangsa.

pertahanan nasional juga dapat berjalan dengan baik apakalau kita sebagai masybirat bangsa indonesia saling bekerja sama untuk mewujudkan negara yang berdaulan adail dan makmur tanpa ada pengecualian dan kita tidak boleh menyimpang dari pandangan baruologi bangsa kita sendiri yaitu pancasila.

ketahanan nasional pada aspek sosial budaya
ketahanan sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamis budaya indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara pribadi maupun tidak pribadi membahayakan kepribadian kehidupan sosial budaya..

untuk mewujudkan keberyang akan terjadian ketahanan sosial budaya warga negara indonesia perlu:
kehidupan sosial budaya bangsa dan masyarkat indonesia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan
yang maha esa, rukun, bersatu, cinta tanah air, maju, dan sejahtera dalam kehidupan yang serba
selaras, serasi dan seimbang serta bisa menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan
kebudayaan nasional.

pengaruh aspek sosial budaya
sosial merupakan pergaulan hidup insan dalam bermasybirat yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan, solidaritas yang merupakan unsur pemersatu sedangkan budaya merupakan sistem nilai yang merupakan yang akan terjadi kekerabatan insan dengan cipta rkeinginan dan karsa yang menumbuhkan gagkeinginann-gagkeinginann utama serta merupakan kekuatan pendukung penggerak kehidupan. kebudayaan diciptakan oleh faktor organobiologis insan, lingkungan alam, lingkungan psikologis, dan lingkungan sejarah.
dalam setiap kebudayaan kawasan terdapat nilai budaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh budaya asing (local genuis). local genuis itulah pangkal segala kebisaan budaya kawasan untuk menetralisir pengaruh negatif budaya asing. kebuadayaan nasional merupakan yang akan terjadi (resultante) interaksi dari budaya- budaya suku bangsa (kawasan) atau budaya asing (luar) yang kemudian diterima sebagai nilai bersama seluruh bangsa. interaksi budaya harus berjalan secara wajar dan alamiah tanpa unsur paksaan dan dominasi budaya terhadap budaya lainnya.
kebudayaan nasional merupakan pandangan baruntitas dan menjadi pujian indonesia. pandangan baruntitas bangsa indonesia merupakan insan dan masybirat yang memiliki sifat-sifat dkeinginanr:
1. religius
2. kekeluargaan
3. hidup seba selaras
4. kerakyatan wujud ketahanan sosial budaya tercermin dalam kondisi kehidupan sosial budaya bangsa yang dijiwai kepribadian nasional, yang mengandung kebisaan membentuk dan menyebarkan kehidupan sosial budaya insan dan masybirat indonesia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, bersatu, cinta tanah air, berkualitas, maju dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang serta kebisaan menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional.

dikutip dengan pengeditan dari http://lisa-widya.blogspot.co.id/2013/05/upaya-memajukan-ketahanan-nasional-di.html

Rating:
PRIYANDONO

About PRIYANDONO

Lahir di Rembang, 16 Oktober 1969. Lulus SPGN Rembang tahun 1988. Kemudian melanjutkan ke IKPI PGRI (sekarang UNIPA Surabaya) lulus tahun 1993. Setelah mengikuti tes CPNS 10 kali akhirnya tahun 2005 diterima sebagai CPNS di lingkungan Pemkab Gresik sebagai tenaga pendidik di SMPN 2 Baalongpanggang, Gresik. Tahun 1997 menikah dengan Rusmini, gadis desa asal kota tembakau Bojonegoro dan diakruniai dua anak, Dian Fitriani (14) dan Harum Puspitasari (10)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− 2 = four

Top
Penting untuk tahu:close