Menu

Bagaimana Cara Menumbuhkan Minat Baca Anak

Mengetahui Betapa Pentingnya Membaca agar mengetahui cara Menumbuhkan Minat Baca Anak

Para peneliti di The Institute of Education Inggris, menemukan bahwa anak yang sejak kecil dibacakan cerita dari buku-buku memiliki kemampuan menyerap pelajaran lebih baik. Anak tersebut juga memiliki kosakata yang lebih banyak dan kemampuan berhitung di atas rata-rata.

Mereka meneliti sekitar 8.000 anak selama satu tahun. Dalam penelitian itu didapat kesimpulan, bahwa membacakan buku kepada anak setiap hari sangat berkorelasi dengan kemampuan kognitif dan perilaku positif pada anak usia lima tahun.

Selain itu dengan membiasakan mereka membaca, secara otomatis akan mengurangi waktu menonton televisi. Kita tahu bahwa hanya sebagian kecil siaran televisi yang mendidik anak, sisanya justru merusak anak. Dengan membaca, keasyikan anak untuk aktivitas mereka di depan televisi akan terkurangi.

Memang tidak mudah untuk menjadikan anak gemar membaca. Kondisi seperti ini menjadikan Indonesia salah satu negara dengan minat baca yang rendah ketimbang negara lain. Dalam laporan yang dikeluarkan UNDP, pada tahun 2009 posisi Indonesia berada pada urutan 111 dari 173 negara.

Beberapa cara yang bisa dicoba untuk bagaimana cara menumbuhkan minat baca anak antara lain:

1. Mengenalkan Buku Pada Anak

Saat ini tersedia banyak pilihan buku yang bisa dikenalkan pada anak. Ada buku yang berbentuk bantal untuk balita, atau buku dengan kertas tebal untuk usia 6 bulan ke atas. Pilihlah saat yang tepat untuk mengenalkan buku atau bahan bacaan lain kepada anak. Misal setelah mandi atau ketika anak bangun tidur. Biarkan mereka melihat dan mengenali yang buku yang mereka sukai. Untuk anak usia balita, biasanya buku yang berisi gambar, buah-buahan, hewan, jenis kendaraan atau lainnya.

Mengenalkan bahan bacaan bisa juga dilakukan ketika bepergian. Dengan membawa, majalah anak atau bacaan lain. Siapkan di dalam tas atau bagasi kendaraan. Sehingga dalam perjalanan atau ketika menunggu, anak-anak bisa diajak melihat-lihat buku sekaligus mengusir kejenuhan.

2. Cobalah mengajari anak untuk membaca.

Meskipun di sekolah ada guru yang telah mengajari membaca, tidak ada salahnya jika orang tua ikut membimbing di rumah. Mereka akan merasa lebih bangga jika yang mengajari ayah atau ibunya. Mereka juga akan merasakan bahwa orang tua ikut peduli. Lakukan secara rutin meskipun hanya sebentar. Pilih bahan bacaan yang unik dan menarik sehingga anak akan lebih antusias dan tidak mudah jenuh.

Beberapa bahan bacaan bisa didapatkan lewat internet untuk dicetak dengan printer. Sekarang juga tersedia kartu huruf yang menjadikan belajar membaca lebih menyenangkan.

3. Memberikan contoh kepada anak.

Karena anak akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Mereka merekam apa yang dikerjakan orang tua dan mencoba mempraktikkannya. Karena itu memberi teladan kepada anak dengan membaca buku akan membangun persepsi bahwa orang tua mereka pun gemar membaca.

4. Menyediakan Bacaan bermanfaat yang disukai anak.

Biarkan saja anak-anak membaca cerita dari tokoh yang mereka sukai, asalkan tidak menyimpang dari aturan yang ada. Lebih bagus lagi jika berlangganan majalah anak. Biasanya di sana memuat cerita bersambung dilengkapi gambar. Anak akan senang dengan itu dan akan menanti lanjutan cerita di edisi berikutnya. Dengan demikian rasa penasaran itu akan membuat mereka betah untuk membaca.

5. Ajak anak ke toko buku, perpustakaan atau pameran buku.

Biarkan mereka memilih bacaan yang disukai. Selain melatih agar anak punya inisiatif, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan minat anak terhadap buku. Karena mereka yang memilih sendiri.

6. Mengajari mereka menuliskan apa yang mereka baca.

Karena menulis menjadi tali pengikat dari apa yang telah mereka baca.

7. Memberi hadiah buku pada momen yang berharga bagi mereka.

Sebelumnya coba cari tahu buku apa yang mereka sukai, tanpa mereka tahu bahwa Anda sedang menyiapkan buku tersebut.

8. Membuat daftar buku yang telah dimiliki dan tandai mana saja yang telah dibaca.

Ini akan mengajarkan kepada anak rasa memiliki dan menumbuhkan sikap untuk menjaga.

9. Ceritakan buku yang baru saja Anda baca. Lalu mintalah anak menceritakan pula buku yang dia baca.

Dengarkan dan berikan tanggapan sehingga anak akan merasa apa yang dia baca juga menarik minat Anda.

10. Bacakan buku favorit anak, dan ulangi lagi.

Pengulangan ini akan memberikan kesan yang kuat dalam pribadi anak. Tentang apa yang dibacakan kepadanya. Dia juga akan mengerti bahwa membaca itu penting.

11. Membacakan buku meskipun mereka belum bisa membaca.

Bahkan ada pula yang menyarankan sejak bayi, orang tua membacakan secara keras sehingga bayi mendengar. Meskipun mereka masih bayi, para ahli percaya mereka telah mampu menerima stimulasi dari orang di sekitarnya, termasuk dari orang tua yang membacakan buku.

12. Menempatkan buku di tempat yang mudah dijangkau.

Buku yang ditempatkan secara strategis akan membuat anak mudah mengambilnya. Jika perlu buatlah rak buku yang menyenangkan bagi anak, entah dari warnanya, bentuknya atau pun menambah aksesoris lain. Agar anak merasa senang.

13. Buat kesepakatan waktu kapan membaca, kapan menonton tv dan kapan main game.

Dengan pembiasaan sejak dini akan membentuk karakter anak yang disiplin dan bertanggungjawab.

14. Membuat kuis berhadiah dari bacaan.

Ini dilakukan secara spontan dan insidental saja, bertujuan memberi kejutan kepada anak. Tetapi jangan terlalu sering karena akan menjadikan anak malas membaca jika tidak mendapat imbalan.

15. Berikan pengertian dari manfaat yang akan diperoleh jika gemar membaca.

Jika perlu tunjukkan satu tokoh yang sukses karena suka membaca.

Itulah beberapa langkah yang bisa dicoba untuk menumbuhkan minat baca pada anak. Masing-masing anak mungkin butuh cara berbeda, jadi perlu kreatiftas yang harus Anda lakukan. Memberikan contoh untuk gemar membaca menjadi hal terpenting yang harus dilakukan, karena anak memiliki kecenderungan kuat untuk meniru apa yang dilakukan orang tua. [e]

Siap mempraktikan Bagaimana Cara Menumbuhkan Minat Baca Anak?

Eko Triyanto
“Jika aku belum bisa berbuat baik, biarlah kutuliskan kebaikan-kebaikan orang lain, yang padanya aku berharap akan menumbuhkan kebaikan.”

No comments

Leave a Reply


six + = 9