KI KD BAHASA INDONESIA X SMA/SMK/MA/MAK

Posted on

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR (KI & KD) BAHASA INDONESIA SMA/SMK/MA/MAK KELAS: X

Pengertian dan Dasar Kompetensi Inti

Kompetensi inti adalah kompetensi utama yang diuraikan ke dalam beberapa aspek, yaitu aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan dan harus dipelajari oleh peserta didik di setiap jenjang dan mata pelajaran.

Dasar dari kompetensi inti ialah Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016, kompetensi inti pada kurikulum 2013 adalah kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki peserta didik setiap tingkat kelas.

Kompetensi ini tidak diajarkan langsung dalam pembelajaran, melainkan setiap mata pelajaran harus memiliki tujuan yang sama dengan rumusan kompetensinya.

Dulu pada KTSP, kompetensi ini biasa disebut sebagai standar kompetensi. lalu, apa perbedaannya dengan kompetensi dasar? Kompetensi inti merupakan kemampuan yang ingin dicapai melalui kompetensi dasar.

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual,   yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan   perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian  dari  solusi  atas  berbagai  permasalahan  dalam  berinteraksi  secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching),   yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Pengertian Kompetensi Dasar (KD)

Kompetensi Dasar Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusun indikator kompetensi.

Penumbuhan  dan  pengembangan  kompetensi  sikap  dilakukan  sepanjang proses pembelajaran berlangsung  dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Rumusan kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumukan sebagai berikut.

KOMPETENSI INTI 3

(PENGETAHUAN)

KOMPETENSI INTI 4

(KETERAMPILAN)

3.       Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4.       Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
3.1     Mengidentifikasi laporan hasil observasi yang dipresentasikan dengan lisan dan tulis 4.1     Menginterpretasi isi teks laporan hasil observasi berdasarkan interpretasi baik secara lisan maupun tulis
3.2     Menganalisis isi dan aspek kebahasaan dari minimal dua teks laporan hasil observasi 4.2     Mengkonstruksi-kan teks laporan dengan memerhatikan isi dan aspek kebahasaan baik lisan maupun tulis
3.3     Mengidentifikasi (permasalahan, argumentasi, pengetahuan, dan rekomendasi) teks eksposisi yang didengar dan atau dibaca 4.3     Mengembangkan isi (permasalahan, argumen, pengetahuan, dan rekomendasi) teks eksposisi secara lisan dan/tulis
3.4     Menganalisis  struktur dan kebahasaan teks eksposisi 4.4     Mengonstruksikan teks eksposisi dengan memerhatikan isi (permasalahan, argumen, pengetahuan, dan rekomendasi), struktur dan kebahasaan
3.5     Mengevaluasi teks anekdot dari aspek makna tersirat 4.5     Mengonstruksi makna tersirat dalam sebuah teks anekdot baik lisan maupun tulis
3.6     Menganalisis struktur dan kebahasaan teks anekdot. 4.6     Menciptakan kembali teks anekdot dengan memerhatikan struktur, dan kebahasaan baik lisan maupun tulis
3.7     Mengidentifikasi nilai-nilai dan isi yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat) baik lisan maupun tulis 4.7     Menceritakan kembali isi cerita rakyat (hikayat) yang didengar dan dibaca
3.8     Membandingkan nilai-nilai dan kebahasaan cerita rakyat dan cerpen 4.8     Mengembangkan cerita rakyat (hikayat) ke dalam bentuk cerpen dengan memerhatikan isi dan nilai-nilai.
3.9     Mengidentifikasi butir-butir penting dari dua buku nonfiksi (buku pengayaan) dan satu novel yang dibaca.gkan nilai- nilai dan kebahasaan cerita rakyat dan cerpen 4.9     Menyusun ikhtisar dari dua buku nonfiksi (buku pengayaan) dan ringkasan dari satu novel yang dibaca
3.10   Mengevaluasi  pengajuan, penawaran dan persetujuan dalam teks negosiasi lisan maupun tertulis. 4.10   Menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan dan penutup dalam teks negosiasi secara lisan atau tulis
3.11   Menganalisis  isi, struktur (orientasi, pengajuan, penawaran,  persetujuan, penutup) dan kebahasaan teks negosiasi 4.11   Mengkonstruksikan teks negosiasi dengan memerhatikan isi, struktur (orientasi, pengajuan, penawaran,  persetujuan, penutup) dan kebahasaan
3.12   Menghubungkan permasalahan/ isu, sudut pandang dan argumen beberapa  pihak dan simpulan dari debat untuk menemukan esensi dari debat 4.12   Mengonstruksi permasalahan/isu, sudut pandang dan argumen beberapa  pihak, dan simpulan dari debat secara lisan untuk menunjukkan esensi dari debat
3.13   Menganalisis  isi debat (permasalahan/isu, sudut pandang dan argumen beberapa  pihak, dan simpulan) 4.13   Mengembangkan permasalahan/ isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapi argumen dalam berdebat
3.14   Menilai hal yang dapat diteladani dari teks biografi 4.14   Mengungkapkan kembali hal- hal yang dapat diteladani  dari tokoh yang terdapat dalam teks biografi  yang dibaca secara tertulis
3.15   Menganalisis aspek makna dan kebahasaan dalam teks biografi 4.15   Menceritakan kembali isi teks biografi baik lisan maupun tulis.
3.16   Mengidentifikasi suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung  dalam antologi puisi yang diperdengarkan atau dibaca 4.16   Mendemonstrasikan (membacakan atau memusikalisasikan) satu puisi dari antologi puisi atau kumpulan puisi dengan memerhatikan vokal, ekspresi, dan intonasi (tekanan dinamik dan tekanan tempo)
3.17   Menganalisis  unsur pembangun puisi 4.17   Menulis puisi dengan memerhatikan unsur pembangunnya (tema, diksi, gaya bahasa, imaji, struktur, perwajahan)
3.18   Menganalisis isi dari minimal satu buku fiksi dan satu buku nonfiksi yang sudah dibaca 4.18   Mempresentasikan replikasi isi buku ilmiah yang dibaca dalam bentuk resensi

Demikian KI KD Bahasa Indonesia X SMA/MA semoga bermanfaat


Avatar
Tim Redaksi guru.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


two × 7 =